HAM dan Relevansinya dengan Hadis Nabi
*HAM dan Relevansinya dengan Hadis Nabi*
بسم الله الرحمن الرحيم
كتاب الديات
باب قول الله تعالى
حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ حَفْصٍ حَدَّثَنَا أَبِى حَدَّثَنَا الأَعْمَشُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُرَّةَ عَنْ مَسْرُوقٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم لاَ يَحِلُّ دَمُ امْرِئٍ مُسْلِمٍ يَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَنِّى رَسُولُ اللَّهِ إِلاَّ بِإِحْدَى ثَلاَثٍ النَّفْسُ بِالنَّفْسِ وَالثَّيِّبُ الزَّانِى ، وَالْمَارِقُ مِنَ الدِّينِ التَّارِكُ الْجَمَاعَةَ. (رواه البخاري)
*Artinya:*
Riwayat dari ‘Abdullah Ibn Mas'ud (w. 32 H) ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: *Darah seorang muslim yang telah bersyahadat Laa Ilaaha Illa Allah wa Annii Rasulullah terlarang ditumpahkan selain karena alasan diantara tiga; (1) membunuh, (2) berzina dan dia telah menikah, dan (3) meninggalkan agama, meninggalkan jamaah.*
HR. al-Bukhari (w. 256)
*Istifadah:*
Dalam diskursus hadis, nilai-nilai hak asasi manusia telah ditemukan di banyak tempat. salah satu contoh yang paling sederhana adalah hak untuk hidup, sebagaimana tertera dalam hadis di atas.
Hak untuk hidup merupakan hak yang sangat mendasar dan penting untuk dipertahankan, baik yang menyangkut hidup pribadi ataupun hidup orang lain. Hak ini harus diberikan kepada orang lain tanpa memperhatikan perbedaan- perbedaan yang ada di antara mereka.
Allah melarang pembunuhan terhadap orang lain karena hal ini dapat menyebabkan hilangnya wujud manusia dan memicu permusuhan yang berkelanjutan bagi keluarga yang dibunuh serta dapat menimbulkan suasana yang tidak kondusif di masyarakat.
al-Thibbi menjelaskan bahwa manusia harus menebarkan kasih sayang kepada semua jenis makhluk di bumi, baik kepada manusia yang shalih ataupun yang maksiat, bahkan kepada hewan sekalipun manusia harus tetap memberikan kasih sayangnya.
Hal ini merupakan inti ajaran Nabi Muhammad tentang kasih sayang universal yang tidak membedakan latar belakang agama, kedudukan, warna kulit ataupun jenis kelamin.
Ajaran kemaslahatan Nabi Muhammad untuk seluruh umat manusia ini merupakan bukti bahwa Islam sangat menghargai nilai-nilai dasar yang menjadi hak manusia (Hak Asasi Manusia).
Komentar
Posting Komentar