Memakai Pakaian yang Pantas




بسم الله الرحمن الرحيم


📝 الكاتبة : كاملة

سنن أبي داود : اللباس

باب في غسل الثوب والخلقان


حَدَّثَنَا النُّفَيْلِيُّ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ حَدَّثَنَا أَبُو إِسْحَقَ عَنْ أَبِي الْأَحْوَصِ عَنْ أَبِيهِ قَالَ أَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي ثَوْبٍ دُونٍ فَقَالَ أَلَكَ مَالٌ قَالَ نَعَمْ قَالَ مِنْ أَيِّ الْمَالِ قَالَ قَدْ آتَانِي اللَّهُ مِنْ الْإِبِلِ وَالْغَنَمِ وَالْخَيْلِ وَالرَّقِيقِ قَالَ فَإِذَا آتَاكَ اللَّهُ مَالًا فَلْيُرَ أَثَرُ نِعْمَةِ اللَّهِ عَلَيْكَ وَكَرَامَتِهِ. (رواه أبو داود )

- أبو داود : سليمان بن الأشعث بن شداد بن عمرو بن إسحاق بن بشير الأزدي السجستاني.


Artinya :

Dari Abu Al Ahwash dari Bapaknya (Malik bin Nadholah) ia berkata, "Aku mendatangi Nabi ﷺ dengan baju yang lusuh. Maka beliau bertanya, "Apakah engkau mempunyai harta?" Ia menjawab, "Ya." beliau bertanya lagi, "Harta apa saja?" ia menjawab, "Allah telah memberiku unta, kambing, kuda dan budak." Beliau bersabda, "Jika Allah memberimu harta maka tampakkanlah wujud dari nikimat-Nya dan pemberian-Nya itu pada dirimu."

HR. Abu Daud (202 H - 275 H : 73 tahun).


Istifadah:

Rasulullah ﷺ sebagai suri tauladan bagi umatnya, beliau memiliki sebaik-baiknya akhlak, tak salah akhlak beliau dijuluki dengan akhlak al-Quran, akhlak beliau tidak hanya baik dari segi batinnya saja, dalam segi  dzahir pun seperti berpakaian beliau adalah nomor satu.


Dalam hadis tersebut dijelaskan bahwa Rasulullah ﷺ tidak suka jika umatnya memakai pakaian lusuh, padahal dia memiliki harta yang cukup, dalam kitab Aunul Ma'bud Syarh Sunan Abi Daud dijelaskan bahwa Rasulullah ﷺ menginginkan orang tersebut untuk memakai baju yang layak dipakai, agar dia dapat memperlihatkan kepada orang lain atas nikmat yang Allah SWT berikan.


Menurut Imam asy-Syafi'i, orang yang membersihkan bajunya, kesusahannya akan dikurangi. Oleh karena itu pakailah pakaian yang layak, dan jika pakaian anda kotor segera cuci, walaupun hanya memakai air saja.


Wallahu A'lam


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sayyidul Istighfar

Ngaji Ilmu Hadis